H2B Pertanian

Pertanian merupakan salah satu penyedia kebutuhan pokok manusia. Sehingga melindungi pertanian sama dengan melindungi kehidupan manusia. Namun kondisi pertanian di Indonesia saat ini cukup memprihatinkan. Terbukti dengan cenderung meningkatnya impor bahan pangan ke Indonesia. Hal ini disebabkan kebijakan pemerintah yang tidak peka mengembangkan pertanian Indonesia. Faktor lainnya karena kondisi alam yang tidak mendukung serta SDM yang tidak memahami bagaimana meningkatkan produktivitas tanah sehingga dapat menghasilkan hasil lebih baik. Umumnya petani Indonesia masih bertani secara konvensional menggunakan pupuk dan pestisida sintetik. Hal ini mengakibatkan petani harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pupuk dan pestisida sintetik serta mengakibatkan rusaknya lahan pertanian. Program H2B Pertanain/Perkebunan Indmira membantu mengoptimalkan pertanian/perkebunan di suatu daerah.

Tahapan H2B Pertanian

Seleksi Administrasi

Seleksi berbasis website dimana pengusul akan mengisi data secara online berupa: data diri, deskripsi singkat kegiatan, motivasi diri, kemudian mengunggah: data lahan yang akan dijadikan lokasi kegiatan dan proposal kegiatan. Penilaian proposal dilihat dari seberapa jelas pengusul mendeskripsikan masalah yang ada di wilayah tersebut & solusi yang akan dibuat.
Data lahan yang akan digunakan untuk kegiatan meliputi : luas lahan, lokasi, jenis dan keadaan irigasi, harga jual komoditas terkait sebelumnya.

Presentasi

Jika lolos admistrasi akan dilakukan panggilan presentasi awal (via email & telepon). Setelah dinyatakan lolos administrasi, pihak Indmira akan mengundang pengusul untuk mempresentasikan proposal yang telah dibuat dan juga melakukan wawancara. Materi presentasi berhubungan dengan proposal yang diajukan. Setelah melakukan wawancara dan sekaligus pengusul melakukan presentasi terhadap proposal yang diusulkan, maka Indmira akan melakukan penilaian terhadap pengusul.

Survey

Setelah sebuah kelompok dinyatakan lolos untuk didanai Indmira, maka selanjutnya pihak Indmira akan melakukan survey ke wilayah yang diusulkan. Data yang disurvey meliputi sebaran lahan, Irigasi, lokasi/ jalan, hasil panen tahun sebelumnya. Lalu tim survey membuat SOP cara mengunakan pupuk & saran cara menanam.

Wawancara

Dilakukan ketika Indmira telah selesai menganalisis dan mempelajari hasil survey. Pihak yang hadir saat wawancara final adalah ketua & 3-5 anggota kelompok, termasuk anggota kelompok pemilik lahan yang sekaligus sebagai penggarap. Selanjutnya pengusul akan diberikan Penjelasan teknis pelaksanaan program PT H2B. jika telah terjadi kesepakatan antara pengusul dengan Indmira, maka dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan (MoU).

Bergabung

Syarat

  1. Memiliki kelompok
  2. Berusia 23 th-40 th
  3. Siap terikat dengan Indmira minimal 1 tahun.
  4. Memiliki/ paham internet sebagai sarana komunikasi & pelaporan
  5. WNI/ WNA yang sudah lama menetap di Indonesia
  6. Pengusul juga bisa kelompok petani pengarap.

Kontak

Kantor Pusat:

Jl. Kaliurang km 16,3
Pakem, Sleman,
Yogyakarta
55582

Tel: 0274-895462
Fax: 0274-898269

h2b@indmira.com

Marketing office

Menara Prima I,
Unit B, 2nd floor
Jl.DR. Ide Anak Agung Gde Agung Blok 6.2,
Kawasan Mega Kuningan ,
Jakarta Selatan, 12950