H2B Riset

Indonesia termasuk negara dengan budaya riset yang masih rendah. Rasio ilmuwan atau peneliti Indonesia hanya 205 orang per satu juta penduduk. Di Korea Selatan mencapai 4.627 ilmuwan, Jepang 5.573 orang, Singapura 6.088 orang. Rendahnya kemajuan teknologi Indonesia juga terlihat dari minimnya anggaran pemerintah untuk riset, yakni hanya 0,08 % dari pendapatan domestik bruto (PDB) per tahun. Bandingkan dengan negara lain di Asia, dana riset di Cina sampai 2 %, Jepang 3,40 %, dan Korea Selatan 4,04 %.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan mengingat penelitian sangat berperan dalam pengembangan teknologi kedepan. Kepedulian Indmira terhadap pertanian dan lingkungan salah satunya dibuktikan dengan memberikan fasilitas kepada perseorangan atau kelompok tertentu yang memiliki ide dalam mengembangkan/riset di bidang pertanian dan atau lingkungan. Indimira mendukung peneliti yang memiliki ide bermanfaat pada pengembangan teknologi agrokomplek, energi, dan lingkungan.

Pada program ini Indmira menyediakan :
– Kerjasama Riset
– Lahan Riset

Tahapan H2B Riset

Seleksi Administrasi

Seleksi berbasis website dimana pengusul akan mengisi data berupa: data diri, deskripsi singkat penelitian yang akan dilakukan, motivasi diri, serta mengunggah proposal usulan penelitian.
Penilaian proposal dilihat dari seberapa jelas pengusul mendeskripsikan rencana penelitian yang akan dilakukan serta output yang akan dihasilkan dengan adanya penelitian tersebut.

Presentasi Awal

Jika lolos admistrasi akan dilakukan panggilan presentasi awal (via email & telepon) terkait ide penelitian. Setelah dinyatakan lolos administrasi, pihak Indmira akan mengundang pengusul untuk mempresentasikan proposal yang telah dibuat dan juga melakukan wawancara. Materi presentasi berhubungan dengan proposal yang diajukan. Setelah melakukan wawancara dan sekaligus pengusul melakukan presentasi terhadap proposal yang diusulkan, maka Indmira akan melakukan penilaian terhadap pengusul.

Wawancara

Dilakukan ketika Indmira telah selesai menganalisis dan mempelajari proposal usulan penelitian. Pihak yang hadir saat wawancara final adalah ketua & 3-5 anggota kelompok. Selanjutnya pengusul akan diberikan penjelasan teknis pelaksanaan program H2B. Jika telah terjadi kesepakatan antara pengusul dengan Indmira, maka dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan (MoU).

Bergabung

Syarat

  1. Individu/ Kelompok
  2. Berusia 16 th-30 th
  3. Siap terikat dengan Indmira hingga riset selesai dilakukan.
  4. Memiliki/ paham internet sebagai sarana komunikasi & pelaporan
  5. WNI/ WNA yang sudah lama menetap di Indonesia

Ketentuan

  1. Usulan penelitian diserahkan dalam bentuk hardcopy (1 exp) dan softcopy. Penyerahan usulan langsung diberikan kepada PT Indmira, softcopy di unggah di Web Indmira setelah mengisi isian syarat yang diminta oleh Indmira.
  2. Pelaksanaan penelitian, termasuk penggunaan dana, harus terdokumentasi dengan baik serta dilaporkan secara berkala, langsung kepada pihak Indmira.
  3. Setelah selesai melaksanakan penelitian, peneliti wajib melakukan presentasi yang waktu dan tempatnya akan ditentukan kemudian.
  4. Hasil penelitian dapat disimpan di wilayah PT Indmira atau tempat lain yang disepakati bersama.
  5. Jika hasil riset adalah sesuatu yang akan dipatenkan, maka Hak cipta dari hasil penelitian ini adalah menjadi milik peneliti dan PT Indmira.
  6. Peneliti dapat menggunakan hasil penelitiannya untuk dilombakan pada kegiatan lain atas persetujuan PT Indmira.

Kontak

Kantor Pusat:

Jl. Kaliurang km 16,3
Pakem, Sleman,
Yogyakarta
55582

Tel: 0274-895462
Fax: 0274-898269

h2b@indmira.com

Marketing office

Menara Prima I,
Unit B, 2nd floor
Jl.DR. Ide Anak Agung Gde Agung Blok 6.2,
Kawasan Mega Kuningan ,
Jakarta Selatan, 12950